Kang Icak Lanjut Target Quatrick Juara Umum, IPSI Jabar Tak Mau Turun Takhta di PON 2028
Musprov XII dihadiri seluruh utusan perguruan dan IPSI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Forum berlangsung kondusif dan menghasilkan keputusan bulat mendukung Phinera Wijaya atau Kang Icak untuk kembali memimpin.
Kang Icak sebelumnya sukses membawa Jabar mencetak Hattrick juara umum cabor pencak silat pada PON 2016 Jawa Barat, PON 2021 Papua, dan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Capaian itu menjadi dasar kuat kepercayaan peserta Musprov.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Kang Icak mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan. Ini adalah amanah luar biasa. Kepercayaan masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.
Kang Icak mengakui tantangan ke depan tidak ringan. Efisiensi dan refocusing anggaran dinilai berdampak langsung terhadap program pembinaan atlet. Namun Kang Icak tetap optimistis tradisi juara Jabar dapat dipertahankan.
“Ya, kita jujur saja. Dengan kondisi nasional saat ini yang dirasa kurang baik-baik saja. Kendati demikian, Insya Allah kami optimis pencak silat Jabar tetap mampu menjaga tradisi juara,” kata Kang Icak.
Target utama yang dipatok pada masa kepengurusan baru adalah mempertahankan gelar juara umum di PON XXII NTB/NTT 2028. Jika tercapai, maka Jabar akan mencetak Quatrick juara umum pencak silat.
"Yang jelas PON XXII NTB/NTT 2028 nanti Pencak silat Jabar harus tetap menjadi juara umum atau Quatrick. Untuk itu diperlukan pengurus yang kredibel, loyalitas dan mempunyai komitmen memajukan pencak silat Jawa Barat,” tegasnya.
Kang Icak menegaskan prestasi yang diraih bukan hasil kerja individu. Keberhasilan merupakan kerja komprehensif seluruh elemen, mulai atlet, pelatih, official, IPSI kabupaten/kota, hingga perguruan se-Jabar.
“Kesuksesan pencak silat ini, merupakan* keberhasilan bersama jajaran pengurus. Kesuksesan masyarakat Jawa Barat,” kata dia.
PB IPSI melalui utusannya, Benny G Sumarsono, hadir mewakili Ketua Umum H. Sugiono. Ia mengapresiasi capaian IPSI Jabar di bawah kepemimpinan Kang Icak dan Sekretaris Yusuf Munawar.
“Jabar Hattrick PON 2016 Jabar, PON 2021 Papua dan PON XXI Aceh-Sumut 2024 adalah bukti nyata keberhasilan IPSI Jabar di bawah kepemimpinan Kang Icak,” ujar Benny.
Benny juga menyoroti pencapaian infrastruktur Jabar yang dinilai paling maju. Padepokan Pencak Silat seluas 8 hektar di Kiara Payung Jatinangor, Sumedang dengan anggaran 45 miliar menjadi satu-satunya milik pengprov selain TMII.
"Waktu itu saya juga hadir dalam proses pembangunannya. Hanya IPSI Jabar yang baru mempunyai padepokan sendiri selain TMII di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Benny pun mengajak seluruh peserta untuk kembali mendukung kepemimpinan Kang Icak periode 2026-2030.
"Menurutnya, duet Kang Icak dan Yusuf Munawar adalah kombinasi lengkap untuk menjaga marwah Jabar sebagai barometer pencak silat nasional," pungkas Benny. (**)
Berikut beberapa keberhasilan IPSI Jawa Barat di era Ketua Umum Phinera Wijaya, sbb :
1. Penyumbang atlet nasional terbesar di ASIAN GAMES 2018 lalu.
2. Selalu memberikan medali emas atletnya di multi event internasional Sea Games, mulai Vietnam, Kamboja dan Thailand.
3. Memberi kontribusi atlet nasional dan medali emas di Kejuaaran Dunia Pencak Silat di Malaysia dan Dubai.
4. Kerja sama milter dengan Kodam III Siliwangi dan KOSTRAD.
5. Inisiator lahirnya Kejuaraan terbuka Pencak Silat Piala KASAD I 2023 dan tahun 2024.
6. Mendorong lahirnya Pencak Silat Militer (PSM) bersama PB IPSI dan Disjas TNI AD.
7. Juara PON X1X Jabar 2016, PON XX 2021 Papua dan PON XXI Aceh Sumut 2024.
8. Juara Umum multi event level nasional di usia Pelajar, POPNAS, POSPENAS dan POMNAS.
9. Pembangunan Gedung Pusat Pencak Silat di Jatinangor.
10. Memberi medali emas melalui atlet beregu putra di event internasional, Belgia Open, Singapure Open dll.
11. Mengirimkan pelatih-pelatih terbaik untuk mendukung program Road To Olimpic, ke Jepang dan Ubzekistan.
Hadir dalam Musprov XII IPSI Jawa Barat, Utusan PB IPSI Benny Sumarsono, Irwas Dam III Siliwangi, Brigjen TNI Nurul Yakin, Ketua KONI Jawa Barat, Prof, M. Budiana, Kabid Dispora Jabar, Sekjen Pencak Silat Militer, Perwakilan Kodiklat TNI-AD, IPSI Kabupaten/Kota, Anggota Perguruan dan Jajaran Pengurus. (Red).





Posting Komentar