• Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Politik
  • Otomotif
  • Techno
  • Kesehatan
  • Populer
  • Beli Tema
KKJN - CHANNEL

 


Mega Menu

  • Home
  • Pengurus DPP
  • Pendidikan
  • TNI
  • Polri
  • Kriminal
  • KKJN
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • KKJN
  • Politik
    • Politik
  • PENGURUS DPD
    • DPD - Jabar
    • DPD - DKI
    • DPW - Jatim
    • DPW - Jateng
    • DPW - Kal Bar
    • DPD - Kal Tim
    • DPD - Kal Teng
    • DPD - Kal Sel
    • DPD - Sumut
    • DPD - Riau
    • DPD - Sumsel
    • DPD - Banten
    • DPD - DIY
    • DPD - Aceh
  • PENGURUS DPC
    • DPC - Kota Bandung
    • DPC - Kab. Bandung
    • DPC - Cianjur
    • DPC - Soreang
    • DPC - Kota Bandung
    • DPC - Kota Sukabumi
    • DPC - Kab Bekasi
    • DPC - Kab Bogor
    • DPC - Kab Ciamis
    • DPC - Kab Cianjur
    • DPC - Kab Cirebon
    • DPC - Kab Garut
    • DPC - Kab Indramayu
    • DPC - Kota Bogor
KKJN - CHANNEL
Telusuri
Beranda Cimahi Health & Fitness Alasan, Proses, hingga Biaya Kajian Perubahan Nama RSUD Cibabat Jadi Wijaya Mulya
Cimahi Health & Fitness

Alasan, Proses, hingga Biaya Kajian Perubahan Nama RSUD Cibabat Jadi Wijaya Mulya

kkjnchannelofficial
kkjnchannelofficial
27 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

CIMAHI,KKJN CHANNEL.COM– Wali Kota Cimahi Ngatiyana angkat bicara soal rencana perubahan nama RSUD Cibabat. Pernyataan itu disampaikan saat jumpa pers di Pemkot Cimahi, Senin 27 Juli 2026.

Ngatiyana mengawali dengan kronologi. Ia dan Wakil Wali Kota melihat langsung saat peletakan batu pertama UDDRS pengolah darah di RSUD Cibabat. Dari situ muncul banyak catatan terkait pelayanan.

"Kenapa pelayanan RSUD Cibabat dirasakan masyarakat masih kurang memuaskan. Ada rasa takut, trauma, dan kurang maksimal," ujar Ngatiyana.

Bukti di lapangan juga terlihat. Banyak pasien dari luar Kota Cimahi yang memperhitungkan untuk berobat di RSUD Cibabat. Bahkan ASN Pemkot Cimahi pun rata-rata memilih opname di rumah sakit luar.

Data menunjukkan 50% pasien RSUD Cibabat berasal dari luar Kota Cimahi. Kondisi ini jadi bahan diskusi Ngatiyana dengan Wakil Wali Kota untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

"Dari situlah muncul analisa. Kalau perlu namanya kita ubah. Supaya mengalihkan pemikiran masyarakat yang sudah trauma dengan nama Cibabat," katanya. Pertimbangan lain, Cibabat adalah nama kelurahan, sementara rumah sakit ini milik Kota Cimahi. Hal serupa pernah terjadi saat Polres Cibabat berubah menjadi Polres Cimahi.

Ngatiyana mencontohkan daerah lain seperti Sumedang dan Baleendah yang juga pernah mengubah nama rumah sakit. "Apakah bisa dan tidak menyalahi aturan? Tujuannya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat agar pelayanan lebih baik ke depan," jelasnya.

Akhirnya diputuskan musyawarah bersama Wakil Wali Kota, Sekda, Asisten, dan Dewan Pengawas RSUD Cibabat. Semua sepakat perubahan harus lewat kajian sesuai prosedur. Untuk itu Pemkot menunjuk konsultan _Markplus Indonesia_. Konsultan yang sama sebelumnya juga pernah mengkaji perubahan nama RSUD Cimahi menjadi "Cimahi Campernik".

"Kajian ini bukan sehari dua hari. Paling cepat 1,5 tahun baru selesai karena prosesnya panjang dan melibatkan masyarakat," tegas Ngatiyana. Proses kajian telah dimulai 4-5 bulan lalu. Tahap pertama berupa _in-depth interview_ dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk menggali visi pelayanan.

Tahap kedua adalah _Focus Group Discussion_ atau FGD yang digelar 13 Mei. FGD melibatkan tokoh masyarakat tiap kelurahan, tokoh agama melalui FKUB, dan akademisi dari Universitas Jenderal Ahmad Yani. Selain itu juga dilakukan wawancara dengan sejumlah SKPD terkait di Gedung 4 RSUD Cibabat. Tahap ketiga _Workshop Manajemen RSUD_ pada 25 Mei membahas tata kelola dan arah pengembangan pelayanan. Tahap terakhir _in-depth review_ dengan pemaparan hasil kepada kepala daerah dan Dewas RSUD.

Dari hasil pemaparan tersebut mengerucut tiga nama calon. Akhirnya terpilih _RSUD Wijaya Mulya_ dengan tagline _"Melayani dari Hati"_. "Artinya siapa pun pasiennya akan dilayani sama dan sebaik-baiknya. Tidak ada perbedaan," tegas Ngatiyana.

Terkait biaya, Ngatiyana meluruskan isu yang beredar. "Ada yang bilang 1,5 miliar. Setelah saya tanya ke Dirut dan Kadinkes, biayanya Rp97 juta sampai selesai. Kalau untuk 5 bulan hanya Rp60 juta," ujarnya. Anggaran itu untuk konsultan Markplus selama masa kajian. Ia meminta media memberitakan akurat agar tidak menimbulkan kegaduhan.

Nama _Wijaya Mulya_ saat ini masih tahap awal dan belum final. Tahapan selanjutnya, hasil kajian akan disampaikan ke DPRD Kota Cimahi. Jika disetujui dilanjutkan ke sidang paripurna dan ditetapkan melalui Perda. Setelah itu butuh persetujuan Dinkes Provinsi Jawa Barat, dan tahap final di Kementerian Kesehatan karena nama rumah sakit tidak boleh double secara nasional.

"Alhamdulillah nama Wijaya Mulya sudah dicek di Kemenkes dan masih tersedia slotnya. Jadi masih bisa dipakai," jelas Ngatiyana. Jika disetujui, Pemkot akan menyusun naskah akademik, RAB, dan filosofi nama. Perubahan juga berdampak pada SOTK, tugas personel, dan administrasi. "Merubah itu butuh waktu. Paling cepat 1,5 tahun, bisa sampai 2 tahun. Sama seperti di Sumedang," pungkasnya. (**)

Via Cimahi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Ads Single Post 4

 


kegiatan kkjn

kegiatan kkjn

HARI RAYA IDUL FITRI

HARI RAYA IDUL FITRI

hARI RAYA IDUL FITRI

hARI RAYA IDUL FITRI

HARI PERS NASIONAL 2026

HARI PERS NASIONAL 2026

IKLAN

 


Featured Post

Hari Sumpah Pemuda Ke - 98, Ngatiyana : Pemuda Cimahi harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton

kkjnchannelofficial- Oktober 28, 2026 0
Hari Sumpah Pemuda Ke - 98, Ngatiyana : Pemuda Cimahi harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton
CIMAHI -KKJN CHANNEL- Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengajak generasi muda untuk memperkuat semangat patriotisme, kegigihan, dan empati dalam berkontribusi bagi …

Most Popular

Hari Sumpah Pemuda Ke - 98, Ngatiyana : Pemuda Cimahi harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton

Hari Sumpah Pemuda Ke - 98, Ngatiyana : Pemuda Cimahi harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton

Oktober 28, 2026
Poltekesos Bandung  Mendukung Pembangunan Kampung Sosial

Poltekesos Bandung Mendukung Pembangunan Kampung Sosial

Oktober 23, 2026
Walikota : RAD PG BPSDL Kota Cimahi Rancangan Yang Memberi Manfaat Nyata Bagi Masyarakat.

Walikota : RAD PG BPSDL Kota Cimahi Rancangan Yang Memberi Manfaat Nyata Bagi Masyarakat.

Oktober 28, 2026

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional
KKJN - CHANNEL

About Us

MEDIA online KKJN - CHANNEL.Com merupakan media resmi yang milik DPP KKJN dan merupakan media massa berbasis elektronik yang berpusat di Kota Cimahi Jawa Barat.Media Online KKJN - CHANNEL.Com memiliki beragam konten dari berita Umum, Politik, TNI - Polri, Sosial Budaya, Hukum dan Kriminal, Ekonomi Bisnis, Pemerintahan, Pendidikan, Hiburan, Olahraga dll. Konsep portal berita online KKJN - CHANNEL.Com semakin menjadi pilihan masyarakat karena sifatnya yang up-to-date dalam pemberitaannya...

Email: dppkkjn@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Theme by kkjn-channel.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us