Ketua DPRD Wahyu Widiyatmoko Bidik Lahirnya Atlet Berprestasi Menuju Porprov Jabar
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widiyatmoko, hadir langsung dalam pembukaan kejuaraan tersebut. Kehadirannya menegaskan dukungan DPRD terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi atlet daerah.
Wahyu mengaku kagum melihat tingginya jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan tahun ini. Menurutnya, angka tersebut menjadi gambaran bahwa karate masih memiliki daya tarik kuat di kalangan atlet muda.
“Luar biasa, pesertanya ada 453 orang. Ini membuktikan bahwa FORKI, kegiatan turnamen atau pertandingan ini benar-benar diminati oleh pelaku karate maupun dojo yang ada di Kota Cimahi dan sekitarnya,” ujar Wahyu.
Tingginya partisipasi dalam Walikota Cup 2026 dinilai menjadi peluang bagi Kota Cimahi untuk memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang menguji kemampuan, tetapi juga wadah untuk mengasah mental bertanding, kedisiplinan, serta menjaring karateka potensial yang dapat dipersiapkan menuju kompetisi tingkat lebih tinggi.
Wahyu berharap dari kejuaraan tersebut akan muncul atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Kota Cimahi, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
“Harapannya nanti akan tumbuh dan muncul bibit-bibit atlet karate yang hebat, yang bisa membawa harum nama Kota Cimahi, untuk persiapan Porprov Jawa Barat dan juga tentunya ke depannya,” katanya.
Menurutnya, keberadaan kompetisi seperti Walikota Cup memiliki arti penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan. Semakin banyak atlet yang mendapat kesempatan bertanding, semakin terbuka pula peluang untuk menemukan talenta-talenta baru yang berpotensi mengukir prestasi,"tambah Wahyu.
Tak hanya memberikan dukungan secara langsung, Wahyu juga menegaskan kesiapan DPRD Kota Cimahi untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak yang menyelenggarakan kegiatan positif, termasuk di bidang olahraga.
Ketua DPRD menilai peningkatan prestasi tidak bisa dibebankan kepada satu lembaga saja. Diperlukan kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi, DPRD, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet.
“Insyaallah ke depan, kita siap berkomunikasi, siap bersinergi, dan siap berharmonisasi dengan kegiatan-kegiatan semacam ini. Tadi anak-anak muda semuanya keren,” tegasnya.
Wahyu kembali menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga agar pembinaan olahraga di Kota Cimahi berjalan berkelanjutan dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
“Pastikan, karena memang semuanya harus melakukan kolaborasi antara pemerintah kota, DPRD, dan juga KONI. Sinergi semuanya,” pungkas Ketua DPRD .
Dengan keikutsertaan 453 karateka, Walikota Cup 2026 diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkuat ekosistem pembinaan karate di Kota Cimahi.
"Tantangan selanjutnya adalah memastikan antusiasme besar tersebut diikuti pembinaan yang konsisten, kompetisi berjenjang, serta dukungan berkelanjutan agar atlet-atlet Cimahi mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Barat maupun nasional," tandas Wahyu. (**)





Posting Komentar